19/09/2021

BELAJAR TOP

Semua Bisa Ngetop

Perbedaan Otak Kiri Dan Otak Kanan

Perbedaan otak kiri san otak kanan ini adalah lanjutan dari artikel yang berjudul Anak Kidal Lebih Pintar Dan Kreatif.

Seorang anak sebenarnya lebih dominan di otak kanan sejak PAUD hingga TK.

Namun ketika memasuki masa Sekolah Dasar, mereka lebih ditekankan untuk dominan ke otak kiri.

Sebenarnya kedua sisi ini haruslah seimbang agar terjadi keselarasan perilaku dan daya pikir anak.

perbedaan otak kiri dan otak kanan

Apa saja sih hal yang membedakan kinerja otak kiri dan otak kanan?

Mari kita mulai terlebih dahulu dari apa itu otak kiri dan apa saja fungsinya bagi sang buah hati.

Otak Kiri

Otak kiri ini bekerja mengandalkan pemikiran yang berbasis kata untuk melakukan analisa.

Biasanya anak dengan dominan otak kiri akan melakukan segala sesuatu berdasarkan analisa dengan dukungan data yang akurat.

Cara kerja pikirannya itu adalah berurutan dan condong lebih rapi dibandingkan dengan anak yang dominan otak kanan.

Mungkin anak yang dominan otak kiri akan lebih lama dalam mengambil sebuah keputusan, karena harus memastikan segala sesuatunya akan sesuai dengan data-datanya.

Pola pikir seorang anak otak kiri adalah linier, jadi hampir semua yang dikerjakan atau data yang masuk ke dalam otaknya haruslah berurutan.

Anak yang dominan otak kiri akan lebih condong menyukai matematika dibanding dengan kegiatan yang mengandung unsur kreativitas.

Apa yang diterima atau dikerjakan haruslah sesuai dengan fakta, maka bila dalam memecahkan suatu masalah anak tipe ini pasti mencari sumber yang akurat terlebih dahulu.

Dan yang pasti mereka dalam berinteraksi lebih mengedepankan logika berpikirnya, memang harus berurutan datanya.

Seorang anak dengan dominan otak kiri bekerja mengandalkan tingkat Intelligence Quotient (IQ) dan ini kebalikan dari otak kanan.

Semua ini adalah hal yang biasa, hanya saja untuk lebih rinci bagaimana menanganinya, kita bahas di akhir artikel.

Perbedaan Otak Kiri Dan Otak Kanan

Setelah membahas otak kiri, kini kita lanjutkan membahas tentang bagaimana kinerja otak kanan.

Otak Kanan

Seorang anak yang dominan otak kanan ajan lebih nyaman apabila melakukan segala sesuatunya berdasarkan visualisasinya.

Mungkin sering kita menemui anak kita atau keponakan kita yang suka melakukan visualisasi akan segala sesuatu.

Misalnya pura-pura naik pesawat terbang, kereta, dan lainnya, mereka condong ngomong sendiri seolah semua itu nyata baginya.

Ini juga sangat bagus sebenarnya dilakukan oleh kita yang sudah dewasa untuk melakukan programing kehidupan.

Tapi disini kita akan membahas untuk anak saja, untuk penerapan pikiran yang digunakan untuk programing bisa simak di website sebelah dengan klik disini.

Mari kita lanjutkan membahas otak kanan untuk anak tercinta, agar kita juga mengenali bagaimana karakter sang buah hati.

Seorang anak yang memiliki dominan otak kanan itu justru memiliki tingkat imajinasi yang tinggi.

Contohnya sudah kami sebutkan di atas tadi, tentang suka visualisasi dalam berbagai hal.

Dan anak dengan otak kanan cenderung mengedepankan intuisi dibandingkan dengan data.

Banyak sekali yang membahas tentang kinerja kedua otak ini, dan semuanya hampir sama.

Mereka memiliki pemikiran yang holistik, tanpa memisah-misahkan seperti dalam hal pengumpulan data.

Dan mereka cenderung lebih suka hal yang berbau praktek dibandingkan hal yang hanya bersifat teori.

perbedaan otak kiri dan otak kanan

Perbedaan Otak Kiri Dan Otak Kanan

Apakah ini salah? jawabannya adalah tidak, karena setiap anak memiliki karakternya masing-masing.

Jadi menurut saya (Kevin Yo) pendidikan di Indonesia harus melakukan seleksi sebelum menempatkan kelas masing-masing siswa baru sejak masuk Sekolah Dasar.

Mangapa begitu? karena tanpa disadari banyak sekali seorang anak bersekolah namun mengalami tekanan karena tidak menyukai mata pelajaran tertentu.

Apalagi sekarang sudah era digital, seharusnya pola pendidikan di Indonesia dibuat lebih menyenangkan.

Ini hanya sekedar pemikiran saya saja tanpa mengurangi rasa hormat kepada sistem yang sudah ada.

Seorang anak otak kanan akan lebih menyukai sebuah seni, baik itu musik atau apapun yang berbau dengan seni.

Otak kiri memiliki daya memori yang biasa disebut dengan shorterm memory dan otak kanan adalah sebaliknya.

Jadi saat kita menjumpai anak maupun anak didik kita yang tidak sama dengan anak lain di sekolah, kita tak perlu khawatir.

Kita hanya wajib mengenali dominan otak yang mana anak kita tersebut, dan pola mendidiknya juga berbeda lho.

Mungkin sampai disini penjelasan kami mengenai perbedaan antara otak kiri dan otak kanan pada anak.

Terima kasih sudah membaca artikel ini dan apabila dirasa ini bermanfaat silahkan share ke siapa saja agar mendapatkan manfaat yang sama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.
Translate ยป